sekata.id, TANJUNG – 14 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Tabalong untuk mengikuti seleksi calon Komponen Cadangan (Komcad) di Rindam XII/Tambun Bungai, Kota Banjarbaru.
Belasan calon Komcad ASN Tabalong ini secara resmi dilepas Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani di Makodim 1008/Tabalong, Senin (26/10/2026).
Pelepasan ini juga dihadiri perwakilan Dandim 1008/Tabalong, Pasi Intel, Kapten Inf Uung Sutandi, Pasiter, Kapten Inf Fendri Riyanto, personel Kodim 1008/Tabalong, serta para calon Komcad ASN Tabalong.
Para calon Komcad ASN Tabalong akan menjalani tahapan seleksi selama lima hari dan tahapan pendidikan selama 45 hari atau satu bulan setengah di Rindam XII/Tambun Bungai.
Pendidikan ini merupakan bagian dari proses pembentukan komponen cadangan dalam rangka mendukung pertahanan negara.
Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan keikutsertaan ASN dalam Komcad merupakan bentuk kesiapan dan komitmen untuk mengambil bagian dalam upaya bela negara.
“Sebagai ASN, kita tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki kewajiban untuk menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, dan mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya.
Sosok yang akrab disapa H Fani ini juga berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya, mematuhi aturan, menjaga kedisiplinan dan kesehatan, serta memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti pelatihan tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai ASN.
“Tunjukkan bahwa ASN Kabupaten Tabalong memiliki semangat pengabdian, tanggung jawab, serta kesiapan untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” pintanya.
Di kesempatan yang sama, Pasiter Intel Kodim 1008/Tabalong, Kapten Inf Uung Sutandi menjelaskan, keikutsertaan ASN ini sebagai langkah positif dalam menumbuhkan kesadaran bela negara, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para calon Komcad ASN dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, kekompakan, serta mematuhi setiap ketentuan yang berlaku. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengetahuan, pengalaman, dan membentuk karakter yang tangguh,” jelasnya.
Kapten Uung menambahkan, semangat bela negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Ia berharap para peserta mampu mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab serta menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan pengabdian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai ASN. (sah)






