sekata.id, TANJUNG – Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani melakukan kunjungan ke Desa Bumi Makmur, Kecamatan Bintang Ara, Rabu (30/07/2025).
Kunjungan ini dalam rangka pelaksanaan program Bupati Bagana di Desa (Bunga Desa) yang bertujuan untuk berdialog dan menyerap aspirasi masyarakat setempat.
Program Bunga Desa ini juga dirangkai dengan dibukanya sejumlah layanan publik mulai dari Samsat Keliling, SIM keliling, pajak PBB, administrasi kependudukan dan cek kesehatan gratis.
Lalu, juga ada pasar murah, layanan KB Gratis, kegiatan gerakan literasi sekolah, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Bank Kalsel, peresmian kantor Desa Bumi Makmur, peletakan batu pertama pembangunan RTH Smart dan penanaman bibit jagung.
Selain itu, Bupati Tabalong juga menyerahkan sejumlah bantuan di antaranya bantuan pangan beras, beras program Bela Tani, RS RTLH, perahu penanggulangan bencana.
Selanjutnya, penyerahan administrasi kependudukan (Adminduk), perlengkapan sekolah, bibit pohon, Alsintan perontok padi, bendera merah putih hingga bantuan santunan bencana sosial korban kebakaran.
Camat Bintang Ara, Jati Akbar mengatakan, bahwa pihaknya sudah menjalankan tujuh program prioritas Tabalong Smart.
“Semua bejalan dengan lancar, dari Tabalong pasti sehat hingga tenaga kerja terampil sudah berjalan dari beberapa bulan yang lalu,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan RTH di setiap desa sudah ada delapan yang menyatakan siap untuk pengadaan lahan dari sembilan desa yang ada di Bintang Ara.
“Hanya saja Desa Panaan yang masih terkendala dengan kawasan hutan, tetapi solusinya RTH ini akan memanfaatkan di sekitar kantor desa berupa taman kecil dan juga akan dipasang Wifi gratis,” tambahnya.
Sementara, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menjelaskan, program Bunga Desa ini dilaksanakan untuk memastikan tujuh program prioritas berjalan hingga tingkat desa.
“Hari ini kami hadir di Kecamatan Bintang Ara khususnya di Desa Bumi Makmur dalam rangka memastikan program-program kami berjalan maksimal,” jelasnya.
Ia juga mengatakan, salah satu program pelatihan keterampilan bagi masyarakat yang sangat dibutuhkan seperti pertukangan.
“Melalui BLK, tahun ini kami mengadakan pelatihan untuk tukang terampil yang mengerjakan kayu dan bangunan beton, satu desa satu tukang kita ambil,” katanya.
Diharapkannya, pelatihan tersebut dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan perputaran uang hanya di Tabalong.
“Jadi, nanti bukan orang luar lagi yang bekerja di tempat kita, tapi orang kita di desa juga, ini yang ingin kita lakukan,” harapnya. (sah)






