sekata.id, TANJUNG – Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani secara resmi membuka pasar Ramadhan 1446 Hijriyah di Kawasan Terminal Mabu’un, Kecamatan Murung Pudak, Minggu (02/03/2025) sore.
Pasar Ramadhan tersebut disediakan Pemerintah Kabupaten Tabalong bagi para pelaku UMKM yang akan berjualan berbagai makanan dan minuman menu berbuka puasa selama Ramadhan.
Dalam pembukaan pasar ramadhan ini turut hadir Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, Sekda Tabalong, Hj Hamida Munawarah, Ketua DPRD Tabalong, Riza Fahlipi serta perwakilan tamu undangan lainnya.
Menurut Bupati, H Fani bahwa kegiatan pasar Ramadhan atau pasar wadai sudah menjadi tradisi selama menjalani ibadah puasa yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat.
“Pasar wadai jadi daya tarik tersendiri, juga memudahkan orang ataupun warga untuk mencari menu berbuka,” ujarnya.
Ia pun berharap, kegiatan pasar Ramadhan ini dapat meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM dan bahkan pula bagi umat muslim semakin religius.
“Ini juga salah satu program dari kami adalah bagaimana masyarakat di Tabalong ini semakin relegius. Jadi dengan harapan dari sini semoga mereka tambah semangat untuk puasa,” harap H Fani.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Tabalong, H Syam’ani menjelaskan, pihaknya memfasilitasi untuk pasar Ramadhan kali ini berada pada tiga titik lokasi.
Adapun tiga titik lokasi berada di Pusar Kuliner Kelua, Kecamatan Kelua, Taman Giat Kota Tanjung, Kecamatan Tanjung dan Terminal Mabu’un, Kecamatan Murung Pudak.
“Ini dalam rangka menjaga dan melestarikan tradisi yang baik guna memudahkan masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan buka puasa sekaligus memberikan kesempatan kepada para UMKM di daerah kita untuk tetap dapat berusaha selama bulan Ramadan,” jelasnya.
Syam’ani juga mengungkapkan, rencana awal pihaknya akan memfasilitasi setiap lokasi pasar Ramadhan yang masing-masing ada 40 lapak jualan.
Namun karena melihat antusias masyarakat yang turut ingin berpartisipasi untuk berjualan sehingga ditambah jumlah lapak.
Pasar Ramadhan di Kelua yang semula ada 40 lapak menjadi 70 lapak yang disediakan, kemudian Taman Giat Tanjung karena peminatnya banyak sehingga disediakan 73 lapak jualan.
“Kemudian di terminal Mabuun sendiri dari 40 yang kita rencanakan kita harus menambah menjadi 48 lapak,” ungkapnya. (sah)






