sekata.id, TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong menyalurkan insentif kepada para pengurus rumah ibadah dan guru swasta keagamaan di Pendopo Bersinar, Jumat (13/03/2026) siang.
Penyerahan insentif bagi petugas rumah ibadah dan guru swasta keagamaan ini untuk triwulan I per Januari sampai Maret 2026 yang diserahkan secara simbolis Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani.
Adapun para pengurus rumah ibadah yang menerima insentif ini di antaranya kaum masjid, langgar dan musala, koster gereja serta pengempon pura.
Kemudian, untuk guru swasta keagamaan antara lain Badan Komunikasi Pengurus Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) sebagai pengurus dan lembaga pengusul, guru TKA, TPA, yayasan hingga pondok pesantren.
“Insentif dibayarkan selama 3 bulan, terhitung sejak Januari sampai dengan Maret tahun 2026,” ungkap Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Tabalong, H Hamrani.
Pemberian insentif untuk rumah ibadah se-Tabalong sebesar dengan alokasi anggaran selama setahun dari APBD 2026 senilai Rp4,1 miliar yang disalurkan melalui transfer oleh Bank Kalsel kepada penerima.
Bagi kaum masjid diberikan insentif sebesar Rp500 ribu per bulan. Lalu untuk pengurus langgar, koster gereja dan pengempon pura diberikan insentif Rp300 ribu per bulan yang akan dibayarkan setiap triwulan.
“Petugas tempat ibadah ini berjumlah untuk masjid sebanyak 250 buah, langgar musala sebanyak 650 buah, gereja sebanyak 44 buah dan pura sebanyak 1 buah,” katanya.
Sementara, penyaluran guru swasta terdiri dari dengan alokasi anggaran sebesar Rp23,1 miliar untuk jangka waktu pembayaran selama 12 bulan.
Untuk Guru TK Alquran se-Tabalong berjumlah 2.366 orang yang masing-masing menerima insentif Rp500 ribu per bulan.
Yayasan Raudhatul Athfal (guru RA, MIS, MTS dan MAS) sebanyak 589 orang, dengan insentif per orang sebesar Rp1 juta per bulan.
SMP Alam Muhammadiyah Tabalong sebanyak 10 orang, dengan insentif per orang sebesar Rp500 ribu per bulan. Yayasan Pondok Pesantren Tabalong (YP2T) sebanyak 293 orang, dengan insentif per orang sebesar Rp500 ribu.
Gereja Bethel Indonesia (GBI) RT 4 Desa Kembang Kuning, Kecamatan Haruai sebanyak 14 orang, dengan insentif per orang sebesar Rp300 ribu.
Gereja Bethel Indonesia Papa Miskin Roma Katolik Paroki Ave Maria RT 6 Kelurahan Sulingan, Kecamatan Murung Pudak sebanyak 22 orang, dengan insentif per orang sebesar Rp300 ribu.
Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Resort Murung Pudak sebanyak 19 orang, dengan insentif per orang sebesar Rp300 ribu.
Gereja Kalimantan Evangelis RT 1 Desa Pangelak, Kecamatan Upau sebanyak 70 orang, dengan insentif per orang sebesar Rp300 ribu.
Gereja Yayasan Sarabakawa Bangun Banua di Jalan Musyawarah No 25, Kecamatan Murung Pudak sebanyak 100 orang, dengan insentif per orang sebesar Rp300 ribu.
Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para petugas rumah ibadah dan guru swasta keagamaan dalam mendukung visi pembangunan Tabalong Smart.
“Berkat dukungan, sinergi dan kolaborasi semua, Alhamdulillah selama satu tahun ini terkait visi Tabalong Smart, salah satunya Tabalong Religius sudah membantu melaksanakan,” ucapnya.
Sosok yang akrab disapa H Fani ini menegaskan bahwa upaya meningkatkan nilai religius di masyarakat benar-benar bisa tercapai di Tabalong.
“Inilah langkah-langkah kami untuk terus kami lakukan dalam rangka memastikan kehidupan beragama yang religius ini benar-benar tercipta di Tabalong,” tegasnya. (sah)






