Permudah Belajar Bahasa Inggris, Guru SDN 2 Mangkupum Gunakan Metode Guker Gurindam

Penerapan metode pembelajaran bahasa inggris di SDN 2 Mangkupum melalui Metode Guker Gurindam (foto: sdn 2 mangkupum)

sekata.id, TANJUNG – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Mangkupum, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong menerapkan metode Guker Gurindam (Guru Kelas kERen,GURu bahasa INggris tidak aDa tidAk diaM ) bagi peserta didik.

Metode pembelajaran ini bertujuan untuk mempermudah peserta didik dalam belajar bahasa inggris khususnya pada materi mengenal kosakata sehari- hari yang digunakan di sekolah.

Guru Kelas 4B SDN 2 Mangkupum, Amrullah menjelaskan, metode ini diterapkan sejak Maret 2024 lalu bagi peserta didiknya dan dibuat karena di kurikulum baru yaitu kurikulum merdeka  yang memuat pembelajaran bahasa inggris.

“Guru kelas SD terutama saya yang tidak menguasai tentang mata pelajaran tersebut, sedangkan untuk mencari guru bahasa inggris pun dirasa sulit,” jelasnya, Jum’at (27/06/2025).

Lebih lanjut, penerapan metode ini dilakukan dengan sangat sederhana yang dapat memberikan dampak cukup signifikan terhadap efektivitas kegiatan belajar mengajar bahasa inggris.

Dalam pelaksanaannya, dirinya memperkenalkan kata-kata dalam bahasa inggris beserta terjemahannya yang sering digunakan siswa dan gyrutdi sekolah.

Yang mana sebelumnya guru harus mencari terlebih dahulu terjemahan kata perkata tersebut melalui kamus atau aplikasi Meta AI untuk materi yang akan diberikan.

Materi yang diberikan seperti penyebutan angka dalam bahasa inggris, jawaban siswa saat guru mengisi buku kehadiran siswa, kalimat sederhana siswa saat ingin izin ke kamar kecil ataupun nama-nama benda disekitarnya.

“Sebagai bentuk implementasi metode Guker Gurindam, siswa dibimbing dengan berlatih mengucapkan kata perkata bahasa inggris secara berulang-ulang,” ujar Amrullah.

Ia menambahkan, metode ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk meningkatkan motivasi belajar hingga memudahkan menghafal kata-kata dalam bahasa inggris beserta artinya.

“Semoga ini menjadi metode pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan, kualitas hafalan lebih lama, serta meningkatkan hasil belajar,” tambahnya. (sah)

Pos terkait