RTH Smart Desa Kapar Tabalong Jadi Tempat Bersantai Warga, Ada Wifi Gratis dan Perpustakaan Digital

RTH Smart Desa Kapar, Kecamtan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong yang menjadi tempat bersantai warga setempat (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Smart di Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, sudah mulai rampung dikerjakan.

RTH Smart Desa Kapar ini terletak di kawasan Pasar Kapar dan berdekatan dengan kantor Desa Kapar.

Bacaan Lainnya

Selain jadi tempat santai dan bermain anak, RTH Smart Desa Kapar ini juga dilengkapi berbagai fasilitas digital, hingga pengolahan sampah modern.

Kepala Desa Kapar, Saipul Rahman mengatakan, lahan yang digunakan untuk pembangunan RTH Smart merupakan aset milik DKUPP Tabalong yang berada di bekas area parkir Pasar Kapar.

Pemanfaatan lokasi lahan parkir pasar kapar yang dipilih tersebut karena dinilai strategis dan mendukung program prioritas Tabalong Smart.

“Tempat ini dulunya lahan parkir pasar, sekarang kami manfaatkan jadi ruang terbuka hijau yang bisa dinikmati masyarakat untuk berbagai kegiatan,” katanya, Selasa (16/06/2026).

Pembangunan RTH Smart mulai dikerjakan sejak 2025 dengan tahapan awal dianggarkan sebesar Rp50 juta digunakan untuk pengadaan berbagai fasilitas, termasuk wahana permainan anak.

Kemudian pada 2026 kembali dianggarkan Rp80 juta untuk fasilitas-fasilitas lainnya, sehingga total pembangunan mencapai Rp130 juta.

Di kawasan RTH tersebut tersedia CCTV, wifi gratis, air mancur, tempat santai, ornamen desa hingga area bermain anak.

Tidak hanya itu, warga juga bisa mengakses perpustakaan digital atau Titik Baca Digital hanya dengan menggunakan scan barcode melalui ponsel yang menjadi sarana belajar.

Dijelaskannya, RTH Smart tidak hanya difungsikan sebagai tempat bersantai dan bermain, tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Kegiatan-kegiatan masyarakat tersebut mulai dari kegiatan seni budaya, acara seremonial desa, senam lansia hingga kegiatan lainnya yang rutin digelar di RTH Smart Desa Kapar.

Konsep pembangunan RTH sendiri mengusung nuansa ruang terbuka hijau modern dengan referensi dari beberapa wilayah di Indonesia.

Pohon-pohon besar yang sudah ada tetap dipertahankan tanpa ditebang agar memberi kesan alami sekaligus menjadi peneduh kawasan yang sesuai dengan konsep RTH.

“Pengerjaan juga banyak dibantu Karang Taruna, BPD dan beberapa LSM secara gotong royong,” jelas Saipul.

Selain menghadirkan ruang publik, RTH Smart juga membawa inovasi di bidang lingkungan yang tersedia tempat pengolahan kompos modern atau tablo yang digunakan untuk mengolah sampah dedaunan daun menjadi pupuk kompos.

Anak-anak juga dilibatkan dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan. Mereka diberi edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan dengan sistem kupon pohon sebagai bentuk apresiasi.

Tak sampai di sana, tersedia pula tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) serta fasilitas air mancur unik yang menjadi daya tarik warga saat malam hari.

“Beberapa kegiatan hiburan seperti karaoke dan tarian Japin juga rutin digelar meramaikan RTH,” ujar Saipul.

Ditambahkannya, keberadaan RTH dinilai memberi banyak manfaat, mulai dari membantu penyerapan air, mengurangi debu dan polusi udara di lingkungan sekitar. (sah)

Pos terkait