Bimtek Aplikasi Silangkarr, Bupati Tabalong Minta Operator Desa Perkuat Penanganan Kemiskinan

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani membuka secara resmi Bimtek Aplikasi Silangkarr untuk Operator Desa, Kelurahan dan Kecamatan (foto: sah/sekata.id)

sekata.id, TANJUNG – Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani resmi membuka Bimbingan Teknis Aplikasi Silangkarr untuk Operator Desa, Kelurahan dan Kecamatan di Aston Tanjung City Hotel, Rabu (22/10/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Tabalong mengungkapkan, bahwa bimtek aplikasi Silangkarr ini sangat penting sebagai upaya menangani angka kemiskinan.

Bacaan Lainnya

Pasalnya Tabalong berada di posisi ketiga terbanyak penduduk yang masih tergolong miskin dari 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

“Jadi acara bimbingan teknis Silangkarr ini sangat penting agar masyarakat miskin bisa berkurang. Jadi kalian merupakan ujung tombaknya,” ungkapnya.

Sosok yang akrab disapa H Fani ini menjelaskan, Silangkarr merupakan inovasi yang dirancang untuk membantu pemerintah daerah dalam merencanakan, menganggarkan, menganalisis, memonitor dan mengevaluasi program-program penanggulangan kemiskinan secara komprehensif dan berbasis data.

Sistem ini menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa berbagai program pengentasan kemiskinan benar-benar tepat sasaran, terukur dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Oleh karena itu, keakuratan dan kelengkapan data menjadi faktor kunci yang harus dijaga oleh seluruh operator dan perangkat desa,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, Bimtek ini memiliki arti strategis, selain untuk meningkatkan kemampuan operator desa dalam mengoperasikan aplikasi Silangkarr, juga menjadi sarana untuk melakukan pembaruan data tahun 2025 serta mengenalkan fitur-fitur baru dan perbaikan sistem yang telah dikembangkan.

“Karena itu, saya berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya, berdiskusi, dan memahami dengan baik setiap fitur dalam aplikasi,” katanya.

Terakhir, Bupati juga menegaskan, Pemkab Tabalong terus berkomitmen untuk memperkuat transformasi digital pemerintahan daerah, termasuk di sektor penanggulangan kemiskinan.

“Langkah ini sejalan dengan visi besar kita untuk menjadikan Tabalong sebagai kabupaten digital yang unggul, inklusif, dan berdaya saing, di mana data dan teknologi menjadi dasar dalam pengambilan keputusan,” tegasnya. (sah)

Pos terkait