sekata.id, TANJUNG – Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani membuka Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 di Gedung Serbaguna (GSB) Laburan, Senin (06/07/2026) malam.
Kegiatan CAI ke-47 ini diselenggarakan DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tabalong yang rutin digelar setiap tahunnya bagi para pemuda LDII.
Bupati menilai kegiatan CAI dalam membina generasi ini sejalan dengan visi pembangunan pemerintah daerah yaitu Tabalong Smart (Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan).
Ia menjelaskan, empat pilar yang masuk dalam visi Tabalong Smart ini salah satunya pada aspek religius merupakan yang paling krusial.
“Semua pilar itu penting karena berdasarkan aspirasi masyarakat. Tetapi kalau saya disuruh memilih di antara empat itu, yang paling penting bagi saya adalah religius. Karakter dan tata krama adalah fondasi utama,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, perbandingan sistem pendidikan di Jepang yang mana anak-anak sejak usia dini (TK dan SD) ditempa secara ketat dalam hal pembentukan karakter, kemandirian, dan rasa tanggung jawab.
Terinspirasi dengan hal itu, Pemkab Tabalong pun kali ini sudah menyiapkan kurikulum pengayaan materi karakter dan akhlak untuk siswa SD dan SMP, bahkan sebagai langkah konkret mengejawantahkan nilai religius.
“Kami sudah siapkan regulasinya, bahwasanya anak-anak kita apabila ingin naik ke jenjang SMP, maka syaratnya harus bisa mengaji,” ungkap sosok yang akrab disapa H Fani ini.
Selain itu, upaya memutus mata rantai kemiskinan, Pemkab Tabalong mendorong berbagai program beasiswa yang dijadwalkan cair pada September mendatang.
Beasiswa prestasi akademik diberikan kepada siswa SD dan SMP yang meraih peringkat satu sampai tiga, sedangkan anak-anak yang berprestasi di bidang olahraga (seperti silat) dan seni mendapatkan Beasiswa Nonakademik.
“Pemerintah daerah juga memberikan Beasiswa Inklusi & Kurang Mampu agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap bisa menempuh pendidikan minimal hingga SMA,” lanjutnya.
Ia menambahkan, melalui program 1.000 Sarjana, pihaknya juga menerapkan jemput bola dengan langsung bekerja sama dengan universitas-universitas top dengan jurusan yang sesuai dengan potensi daerah, seperti UPN Veteran Yogyakarta dan Politeknik Akamigas Cepu (Migas).
“Kita carikan universitasnya agar 5 hingga 10 tahun ke depan, anak-anak Tabalong yang religius ini tidak hanya jadi penonton, tetapi menjadi pemain dan pemimpin di daerahnya sendiri,” tambahnya.
Ketua DPD LDII Tabalong, Hipni Rosadi mengatakan kegiatan Perkemahan CAI merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun ketika libur sekolah.
“Ini sebagai wujud pembinaan generasi muda LDII agar mereka menjadi generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, dan mandiri,” katanya.
Menurutnya, program ini selaras dengan Pemkab Tabalong dalam membangun sumber daya manusia dan dengan visi misi Tabalong Smart.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Tabalong semakin menambah semangat dan kepercayaan diri generasi muda dalam meraih cita-citanya,” ujar Hipni. (sah)






