sekata.id, TANJUNG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong menggelar sosialisasi Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit di Balai Dandung Suchrowardi, Senin (13/07/2026).
Sosialisasi LKS Tripartit ini diikuti puluhan peserta terdiri dari serikat pekerja ataupun manajemen perusahaan yang beroperasi di Bumi Saraba Kawa Tabalong.
Kegiatan ini secara resmi dibuka Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani dan turut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Tabalong, H Akhmad Helmi, Ketua FSP KEP Tabalong, Sahrul serta pejabat lainnya.
Kepala Disnaker Tabalong, Hady Ismanto mengatakan, LKS Tripartit merupakan forum komunikasi, konsultasi, dan musyawarah antara pemerintah, organisasi pengusaha serta serikat pekerja.
“Ini dalam rangka merumuskan berbagai kebijakan serta memberikan masukan terkait permasalahan ketenagakerjaan,” katanya.
Menurutnya, keberadaan dan optimalisasi peran LKS Tripartit menjadi sangat penting dalam mencegah terjadinya perselisihan hubungan industrial serta memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan.
“Sosialisasi ini diharapkan seluruh peserta dapat memahami fungsi, tugas, dan mekanisme kerja LKS Tripartit, sekaligus meningkatkan komitmen bersama untuk membangun hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan di lingkungan perusahaan,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menilai sosialisasi LKS Tripartit sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
“Ini memiliki arti penting karena pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya investasi, juga dari kemampuan kita menciptakan hubungan kerja yang sehat, produktif, dan saling menguntungkan antara perusahaan dan tenaga kerja,” ungkapnya.
Ia juga berharap, melalui sosialisasi seluruh perusahaan agar semakin memahami fungsi dan manfaat LKS Tripartit dan benar-benar menjadi media untuk memperkuat kemitraan.
“Ini juga mudah-mudahan dapat mencegah perselisihan hubungan industrial, serta melahirkan berbagai rekomendasi yang konstruktif bagi kemajuan dunia usaha dan kesejahteraan pekerja di Tabalong,” harapnya. (sah)






