Kecamatan Jaro dan Muara Uya di Tabalong Direncanakan Jadi Kawasan Perkotaan Penyangga IKN

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani memaparkan rencana dua kecamatan yang menjadi kawasan perkotaan yang berdekatan dengan Kaltim (foto: diskominfo tabalong)

sekata.id, TANJUNG – Dua Kecamatan di Kabupaten Tabalong tepatnya di wilayah utara yang berbatasan dengan Kalimantan Selatan direncanakan akan menjadi kawasan perkotaan sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara(IKN).

Hal itu disampaikan Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani saat menyampaikan paparannya pada rapat lintas sektor Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Jakarta, Kamis (26/09/2025).

Bacaan Lainnya

“Kecamatan Jaro dan Muara Uya ini kami persiapkan menjadi kawasan perkotaan, sebagai pintu gerbangnya IKN,” ungkapnya.

Dalam rapat ini dihadiri empat kepala daerah di Indonesia, juga ada Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang, Suyus Windayana , Direktur Bina Perencanaan Daerah Wilayah I, Rahma Julianti, para Pejabat Penata Ruang Ahli Utama, Kasubdit Kementerian ATR/BPN dan Kementerian/Lembaga terkait lainnya.

Ia mengatakan, kawasan RDTR Jaro dan Muara Uya agar dapat disepakati oleh seluruh pejabat lintas sektor yang hadir dalam pertemuan ini.

“Kami berharap iklim investasi akan meningkat. Kesiapan RDTR kami ini, diharapkan sangat menunjang sekali daerah kami yang berada pada posisi strategis, daerah pertambangan penghasil minyak gas bumi dan tambang batu bara,” katanya.

Ditambahkannya, Pemkab Tabalong juga ingin daerah yang berjuluk bumi Saraba Kawa ini sebagai kota destinasi, destinasi wisata, pendidikan dan lainnya.

“Melalui program Tabalong Smart dan diadakannya RDTR dan RTRW Kabupaten Tabalong Tahun 2023 – 2042, maka Insya Allah kita bisa mewujudkan Kabupaten Tabalong sebagai penyangga rencana IKN, dengan pengembangan pertanian, agribisnis, pariwisata, penghasil energi untuk mendorong peningkatan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya. (sah)

Pos terkait