sekata.id, TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf membagikan goody bag atau kantong belanja non plastik ke masyarakat yang melintas di kawasan Monumen Tanjung Puri atau Tugu Obor Tanjung.
Pembagian kantong belanja non plastik ini dilakukan usai pelaksanaan apel peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di RTH Monumen Tanjung Puri, Sabtu (06/06/2026) pagi.
Apel bersama dipimpin Wabup Tabalong yang turut dihadiri Dandim 1008/Tabalong, Letkol Inf Alexander Alan Primadi, perwakilan unsur Forkopimda, Kepala SKPD, perusahaan, perbankan, masyarakat hingga komunitas pemerhati lingkungan.
Selain pembagian kantong belanja non plastik, rangkaian penting Hari Lingkungan Hidup ini juga dirangkai dengan aksi bersih lingkungan di RTH Monumen Tanjung Puri, penanaman pohon serta penyerahan bantuan dari sejumlah perusahaan di Tabalong.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabalong, Erfin Nirza Siregar mengatakan, peringatan ini bertujuan untuk mendorong sinergi pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat agar melakukan aksi nyata untuk iklim melalui Gerakan Nasional Indonesia Asri secara serentak dan berkelanjutan dengan melakukan aksi bersih-bersih lingkungan.
“Ini juga upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah dan mengolah sampah organik langsung dari rumah serta menabung sampah anorganik di bank sampah terdekat,” katanya.
Ia mengungkapkan, upaya menjaga lingkungan agar tetap bersih, pihaknya juga melaksanakan Gerakan Masyarakat Jaga Lingkungan (Gema Jalin Smart) dengan beragam aksi kebersihan.
Kegiatan Gema Jalin Smart ini diawali setiap Jumat pada minggu pertama setiap bulannya melalui Aksi Gerakan Jumat Bersih di antaranya aksi kebersihan di lingkungan tempat kerja, rumah dan sekolah.
Kemudian, aksi pilah dan olah sampah langsung dari sumbernya yaitu di rumah, kantor dan sekolah, memilah sampah menjadi tiga jenis yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah residu.
Lalu, mengolah sampah organik di rumah, kantor dan sekolah dengan metode sederhana seperti dibuat menjadi kompos dengan menggunakan komposter sederhana atau langsung dengan lubang di tanah.
Selanjutnya, memilah dan mengumpulkan sampah anorganik seperti kertas, kardus, botol/kemasan plastik, logam, kaca dan lain-lain yang bernilai ekonomi di rumah atau lingkungan kerja atau kantor masing-masing;
“Terakhir, menyumbangkan atau menabung sampah anorganik yang terpilah dan bernilai ekonomi ke Bank Sampah terdekat,” ungkap Erfin.
Di kesempatan yang sama, Wabup Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf mengatakan, bahwa momentum peringatan ini sebagai pengingat agar menjaga keberadaan lingkungan mulai dari lingkungan rumah masing-masing.
“Diawali dari rumah masing-masing agar memilah sampah dengan benar antara sampah organik atau non organik, nanti pemerintah daerah memfasilitasi untuk pengelolaan sampahnya,” katanya.
Habib Taufan berharap agar masyarakat bisa menerapkan pemilahan sampah mulai dari rumah, sehingga Tabalong ke depannya lingkungannya semakin asri.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tanggung jawab kita bersama agar lingkungan kita benar-benar bersih,” harapnya. (sah)






